Kamis, 25 Oktober 2012

Sebuah Konsekuensi


Bacaan : Lukas 12: 49-53.
Pujian: KJ 372
Nats: “Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!”(ayat 50)
Pagi ini seorang kerabat saya sedang bergembira. Anak sulungnya diterima di SMAN 5 Surabaya, sebuah sekolah negeri berstandart internasional di Surabaya. Sebagai rasa sukacita, dia menghadiahkan sebuah sepeda motor vespa unik. Hadiah itu diberikan sebagai imbalan atas keberhasilan sang anak menempuh cita-citanya. Menurut dia, sang anak pantas menerima hadiah karena sudah berjuang dengan segenap daya untuk mewujudkan keberhasilan ini. Sebab untuk mendapatkan keberhasilan ini sang anak seringkali mengorbankan waktu bermainnya dan menggantikannya dengan kegiatan belajar. Untuk mencapai keberhasilan, tentu diperlukan perjuangan. Tak jarang demi itu semua, kita harus menangis dan menanggalkan sifat ego kita. Seringkali kita terpaksa menanggalkan keinginan kita demi tercapainya sebuah cita-cita.
Kristus bahkan menyerahkan nyawaNya (kata Yesus: “baptisan”) demi keberhasilan misi agung untuk menyelamatkan manusia. Tanpa itu, tidak akan terjadi karya agung keselamatan bagi kita. Mungkin kita juga ingat, seorang reformator (pembaharu) yang bernama Martin Luther, untuk memberitakan kebenaran firman Allah dia rela dikucilkan dan diancam oleh pimpinannya. Tuhan Yesus dan Martin Luther adalah pribadi-pribadi yang mengajarkan kepada kita bagaimana bersikap berani mengambil konsekwensi demi misi suci yang sedang dijalankan, walau harus susah dan bahkan mati. Seringkali kita terlalu takut mengambil konsekwensi dari sikap dan tindakan yang kita yakini baik dan benar. “…jangan-jangan nanti aku di…” Menjadi orang kristen mengandung konsekwensi kehidupan yang tidak mudah. Akan banyak tantangan yang harus di hadapi. Namun demikian, Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita untuk menghadapi semua konsekwensi hidup sebagai orang Kristen tersebut. Dia telah berjanji untuk selalu ada bersama kita untuk membawa kita kepada sebuah kemenangan hidup. [OKA]
“Keberhasilan hanya datang pada mereka yang berani bertindak dan berani mengambil konsekuensi”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar