Jumat, 13 Februari 2015

Kita Bukan Onta


Bacaan: Ulangan 5:1-22   I   Pujian KJ no. 61:1-4. 
“Bukan dengan nenek moyang kita Tuhan mengikat perjanjian itu, tetapi dengan kita, kita yang ada di sini pada hari ini, kita semuanya yang masih hidup“ (ayat 3).
Ketika saya dan istri berwisata rohani ke Israel selama 15 hari di bulan Mei 1998, kami mendapat kesempatan selama sehari semalam berada di padang gurun dengan maksud menghayati sebagian pengalaman umat Allah ketika mereka melakukan perjalanan jauh keluar dari Mesir menuju ke tanah perjanjian. Naik onta di padang gurun selama hampir 3 jam, makan ‘kembul’, tidur bareng di bawah tenda terbuat dari kulit onta (kulit onta memberikan perlindungan hangat di waktu malam dan sejuk di waktu siang), dijaga oleh anjing terlatih untuk melindungi kami dari binatang berbisa! Sebagaimana kami lihat ketika itu, sejauh mata memandang yang nampak adalah tanah ‘tandus’ terbentang luas, padang belantara tanpa tumbuh-tumbuhan rindang. Yang ada hanyalah semacam rumput yang jumlahnya sangat sedikit, namun ternyata cukup memberi makan dan energi bagi onta untuk berhari-hari melakukan aktifitasnya.
Saya bisa memaklumi jika umat-Nya ketika itu seringkali menggerutu bahkan mempunyai niat untuk kembali lagi ke Mesir yang berlimpah makanan dan minuman. Bagaimana manusia dapat bertahan hidup di daerah sunyi dan tanpa fasilitas yang memadai? Karena keterbatasan pemahaman manusia tentang makna hidup, maka yang menjadi prioritas seringkali terbatas hanya pada makan dan minum?
Tuhan mempunyai rencana jangka panjang bagi umat manusia dan maksud-Nya jauh melebihi dari sekedar makan dan minum. Tuhan menjadikan umat-Nya sebagai sebuah bangsa yang bebas dan berdaulat. Bukan lagi sebagai budak bagi bangsa lain! Untuk itulah Tuhan menjadikan umat-Nya memiliki identitas khusus dengan memberikan kesepuluh hukum-Nya! Dengan demikian hubungan antara Tuhan dengan umat-Nya lebih dekat berdasarkan rasa hormat, ketaatan, kesetiaan, kekudusan, cinta kehidupan, dan ketulusan. Ya, kita bukan onta! Amin. (Esha).
 “Ajar aku, Tuhan, buka mataku, belajar dari alam melihat hikmat-Mu!”
http://www.gkjw.web.id/kita-bukan-onta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar